Walikota Adhan Dambea Ancam Tarik Lahan Kantor BSG Gorontalo. Ini Dampaknya! 

Utinews.id – Walikota Gorontalo Adhan Dambea mengancam akan menarik lahan yang saat ini ditempati kantor Bank Sulutgo (BSG) di Kota Gorontalo. Ancaman tersebut disampaikan usai rapat koordinasi dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan di Banthayo Iladiya, Minggu (10/8).

Pernyataan ini dipicu oleh laporan BSG ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait langkah Kepala Badan Keuangan (BK) Kota Gorontalo, Nuryanto, yang memindahkan rekening kas daerah dari BSG ke Bank Tabungan Negara (BTN).

“Kantor cabang BSG itu tanahnya milik Pemkot. Kalau mereka macam-macam, asetnya akan kami ambil alih,” tegas Adhan dikutip dari Ulanda.id

Menurutnya, laporan ke KPK menunjukkan kekhawatiran BSG atas dampak pemindahan aset tersebut, khususnya terhadap fasilitas kredit ASN Pemkot Gorontalo.

“BSG takut karena akan kewalahan dengan kredit ASN. Ada sekitar 2.000 ASN Pemkot yang punya pinjaman di BSG, totalnya kurang lebih Rp17 miliar,” jelas Adhan.

Dampak Pemindahan Aset Daerah terhadap Kredit ASN

Pemindahan aset milik pemerintah daerah—seperti dana kas daerah, giro, deposito, atau rekening penampungan—dari satu bank ke bank lain umumnya menimbulkan efek signifikan, terutama jika bank sebelumnya juga memberikan fasilitas kredit bagi ASN.

Pemotongan Gaji Tidak Lagi Otomatis

Jika sebelumnya gaji ASN disalurkan lewat bank yang memberi kredit, pemindahan ke bank lain akan memutus sistem autodebet. ASN harus melakukan pembayaran manual atau membuka rekening khusus untuk setoran cicilan.

Risiko Keterlambatan Bayar & Denda

Tanpa autodebet, risiko keterlambatan membayar cicilan meningkat, yang dapat memicu bunga tambahan atau denda.

Perubahan Skema Pembayaran

Beberapa bank mungkin meminta ASN memindahkan kembali sumber gajinya ke bank asal atau membuat perjanjian baru untuk menjamin keamanan cicilan.

Restrukturisasi atau Pelunasan Dipercepat

Dalam beberapa kasus, bank menawarkan restrukturisasi atau potongan bunga bagi nasabah yang melunasi lebih cepat. Namun, ada pula yang justru menuntut pelunasan lebih awal.

Dengan potensi dampak tersebut, langkah Pemkot Gorontalo memindahkan asetnya dari BSG ke BTN dinilai tidak hanya memengaruhi hubungan institusional, tetapi juga menyentuh langsung kondisi finansial ribuan ASN di daerah tersebut.

Redaksi | Utinews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *