Utinews.id – Warga Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tengah berbahagia menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemerintah desa setempat membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh warga tanpa terkecuali.
Sebanyak 2.341 warga Desa Wunut menerima THR dengan nilai Rp250 ribu per orang, termasuk bayi yang baru lahir. Total anggaran yang digelontorkan untuk program tersebut mencapai Rp585.250.000.
Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistyo Setiawan, mengatakan pembagian THR ini merupakan bentuk bantuan langsung dari pemerintah desa kepada masyarakat di momen Lebaran.
“Tujuan pembagian THR memberikan bantuan secara langsung atau tunai ke semua warga Desa Wunut di momen Lebaran,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, warga yang ingin mengambil THR cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK). Pengambilan dapat diwakili oleh kepala keluarga atau salah satu anggota keluarga yang tercantum dalam KK.
Program pembagian THR ini didanai dari keuntungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola objek wisata Umbul Pelem Waterpark.
Wisata air tersebut dikelola oleh BUMDes sejak 2018 dan mampu menarik banyak wisatawan sehingga menghasilkan omzet miliaran rupiah untuk desa.
Harga tiket masuk objek wisata tersebut relatif terjangkau, yakni Rp8.000 pada hari biasa dan Rp10.000 pada akhir pekan maupun hari libur.
Data kunjungan menunjukkan peningkatan signifikan setiap tahunnya. Pada 2018 tercatat 117.713 pengunjung, meningkat menjadi 304.501 pengunjung pada 2019. Jumlahnya sempat turun pada 2020 menjadi 156.060 pengunjung akibat pandemi.
Namun, angka kunjungan kembali melonjak pada 2021 mencapai 352.491 orang, dan pada 2022 mencapai 508.008 pengunjung.
Menurut Iwan pendapatan Umbul Pelem tahun 2025 sebesar Rp5,1 miliar atau meningkat dari tahun 2024 sebesar Rp4,7 miliar.
“Untuk pendapatan tahun ini (2025) Umbul Pelem Rp5,1 miliar. Dibandingkan tahun 2024 ada kenaikan sekitar Rp400 juta. Jadi yang kami bagikan pendapatan tahun 2025,” ujar Iwan kepada Antara di kutip Utinews.id
Sejumlah warga mengaku senang dengan adanya pembagian THR dari pemerintah desa tersebut.
“Buat beli baju, ya senanglah. Ya ini bagus sekali, pokoknya senang, sangat membantu,” ujar Suwarti, warga Desa Wunut.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Wiyanto, yang datang mewakili keluarganya untuk mengambil THR.
“Saya membawakan tiga KK jadi Rp 2 juta, jadi delapan orang. Syaratnya yang penting warga sini, bawa KK,” katanya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlangsung di masa mendatang.
“Semoga dapat terus lah, semoga rejeki dari umbul lancar-lancar, semua sehat. Ya sangat membantu,” ujarnya.
Redaksi | Utinews.id













