Utinews.id – Pemerintah menetapkan libur panjang pada 14 hingga 17 Mei 2026. Momentum empat hari libur berturut-turut ini menjadi kesempatan bagi banyak masyarakat untuk beristirahat, bepergian, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga.
Libur panjang tersebut mencakup peringatan Hari Kenaikan Isa Almasih pada Kamis, 14 Mei 2026, cuti bersama Jumat, 15 Mei 2026, serta akhir pekan Sabtu dan Minggu pada 16–17 Mei 2026
Momen ini yang paling ditunggu untuk melepas penat dan menikmati waktu bersama keluarga. Namun di tengah semangat berlibur, banyak orang justru lupa menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi keuangan.
Padahal, liburan menyenangkan tidak selalu harus mahal. Dengan perencanaan yang tepat, masyarakat tetap bisa menikmati waktu berkualitas tanpa membuat pengeluaran membengkak setelah libur usai.
Berikut beberapa tips memilih tujuan liburan berdasarkan budget agar tetap nyaman, aman, dan realistis:
1. Tentukan Batas Anggaran Sejak Awal
Sebelum memilih destinasi, tentukan dulu jumlah dana yang tersedia untuk liburan. Pisahkan kebutuhan utama seperti:
- Transportasi
- Penginapan
- Makan
- Tiket wisata
- Dana darurat
Dengan mengetahui batas anggaran, pilihan destinasi akan lebih mudah disesuaikan.
2. Jangan Memaksakan Destinasi Populer
Tempat wisata viral biasanya mengalami lonjakan harga saat musim liburan. Jika budget terbatas, tidak ada salahnya memilih wisata lokal yang lebih dekat namun tetap menarik.
Pantai, pegunungan, wisata alam, atau tempat rekreasi di daerah sendiri sering kali lebih hemat dan tidak kalah menyenangkan.
3. Sesuaikan Tujuan dengan Biaya Transportasi
Transportasi sering menjadi pengeluaran terbesar saat liburan. Karena itu:
- Jika budget minim, pilih destinasi yang bisa dijangkau kendaraan pribadi atau transportasi darat.
- Jika ingin bepergian jauh, pesan tiket lebih awal agar mendapat harga lebih murah.
Semakin dekat lokasi tujuan, biasanya biaya perjalanan juga semakin ringan.
4. Pilih Penginapan Sesuai Kebutuhan, Bukan Gengsi
Liburan bukan berarti harus menginap di hotel mahal. Jika tujuan utama lebih banyak aktivitas di luar, penginapan sederhana namun nyaman sudah cukup.
Homestay, guest house, atau penginapan keluarga bisa menjadi pilihan hemat selama musim libur panjang.
5. Hindari Jadwal yang Terlalu Padat
Banyak orang ingin mengunjungi terlalu banyak tempat sekaligus, padahal hal itu justru menambah biaya dan membuat tubuh cepat lelah.
Fokus pada kualitas pengalaman, bukan jumlah destinasi.
6. Manfaatkan Wisata Gratis atau Murah
Beberapa tempat wisata alam memiliki biaya masuk yang sangat terjangkau, bahkan gratis. Contohnya:
- Pantai
- Danau
- Taman kota
- Wisata budaya
- Tempat kuliner lokal
Selain hemat, wisata seperti ini juga cocok untuk menikmati suasana santai bersama keluarga.
7. Sisakan Dana Darurat
Ahli keuangan selalu mengingatkan pentingnya dana cadangan saat bepergian. Pengeluaran tak terduga seperti kendaraan bermasalah, biaya kesehatan, atau kebutuhan mendadak bisa terjadi kapan saja.
Karena itu, jangan habiskan seluruh budget hanya untuk hiburan.
8. Ingat, Liburan Bukan Soal Pamer
Psikolog kerap mengingatkan bahwa tujuan utama liburan adalah memulihkan energi dan kesehatan mental, bukan mengikuti standar media sosial.
Liburan sederhana yang membuat pikiran tenang sering kali jauh lebih bermakna dibanding perjalanan mahal yang justru memicu stres keuangan.
Pada akhirnya, memilih tujuan liburan sesuai budget bukan berarti membatasi kebahagiaan. Justru dengan perencanaan yang realistis, liburan bisa terasa lebih nyaman tanpa meninggalkan beban setelah kembali ke rutinitas.
Redaksi | Utinews.id













