Berita  

Persiapan Operasional Embarkasi Haji Antara Gorontalo Capai 99 Persen, 150 Petugas Dikukuhkan

Sebanyak 150 Petugas PPIH saat dilantik Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail di Hotel El-Madina, Asrama Haji pada Selasa, (5/5/2026). Foto: gorontalo.haji.go.id

Utinews.id – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Provinsi Gorontalo memasuki tahap akhir. Penjabat Gubernur Gorontalo mengukuhkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sekaligus melakukan pemeriksaan akhir kesiapan operasional Embarkasi Haji Antara (EHA) Tahun 1447 H/2026 M, Pada Selasa, (5/5/2026).

Melansir gorontalo.haji.go.id, kegiatan yang berlangsung di Hotel El-Madina, Asrama Haji Gorontalo, itu menegaskan kesiapan sistem layanan untuk melayani ratusan jemaah asal daerah tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Mansur Basir, mengatakan sebanyak 150 petugas telah disiagakan guna memastikan kelancaran operasional. Mereka terdiri dari 60 petugas embarkasi, 79 petugas lintas sektor, dan 11 petugas kelompok terbang (kloter).

“Petugas embarkasi bertanggung jawab sejak jemaah masuk asrama hingga keberangkatan. Sementara petugas lintas sektor melibatkan Balai Kekarantinaan Kesehatan, Imigrasi, Bea Cukai, otoritas bandara, Kantor Pos, serta Dinas Kesehatan,” ujar Mansur usai apel siaga.

Ia menambahkan, petugas kloter mencakup Ketua Kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan tenaga perawat.

Secara keseluruhan, progres persiapan fisik dan administratif telah mencapai 99 persen. Berbagai simulasi layanan dan sterilisasi area asrama haji terus dilakukan, termasuk pemeriksaan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) serta fogging di seluruh area penginapan.

“Pemeriksaan kesehatan lingkungan sudah dilakukan dua kali, dan fogging tahap akhir dijadwalkan segera dilaksanakan. Saat ini kesiapan sudah mencapai 99 persen,” jelasnya.

Untuk akomodasi, panitia menyiapkan dua lokasi utama, yakni Hotel El-Madina dengan kapasitas 120 kamar dan Hotel Jabaluh sebanyak 60 kamar. Uji lintas oleh Dinas Perhubungan bersama otoritas bandara serta uji X-ray koper jemaah dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang.

Adapun jumlah jemaah haji Gorontalo tahun ini dipastikan tetap sebanyak 611 orang. Meski terdapat dua jemaah yang meninggal dunia, posisi tersebut telah digantikan melalui mekanisme penggantian oleh ahli waris.

“Jumlah tetap 611 orang. Tidak ada pengurangan karena sudah digantikan sesuai ketentuan,” tegas Mansur.

Terkait kuota haji, Mansur menjelaskan bahwa jumlahnya bersifat dinamis dan bergantung pada jumlah pendaftar. Saat ini, daftar tunggu jemaah haji di Gorontalo mencapai sekitar 26 ribu orang.

“Kuota bisa berubah sesuai perkembangan jumlah pendaftar. Jika terjadi peningkatan signifikan, kuota berpotensi kembali naik,” ujarnya.

Dengan kesiapan yang hampir rampung, pemerintah daerah berharap proses pemberangkatan jemaah haji Gorontalo tahun ini berjalan lancar sesuai standar operasional prosedur, serta menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh jemaah.

Redaksi | Utinews.id
Sumber: gorontalo.haji.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *